Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2018

Tertikam Senja

Tertikam Senja             Bauran prajurit putih dengan menenteng beberapa kitab menggeliatkan mata. Sebuah dering bel berhasil menghujam telinga dari beberapa detik yang lalu, juga bunyi gesekan sandal dengan tanah kasar yang berirama indah tak kalah menggelitik setiap orang yang mendengarnya. Alunan kaki tertuju pada tempat yang sama, sampai bunyi gesekan itu menghilang. Sebagai gantinya, d entuman tumit di atas lantai berlapis keramik putih pun mulai berderu. Berbanjar dan d uduk merapat, menghadap sebuah mimbar. Seorang lelaki paruh baya dengan sorban putih yang ia sampirkan di pundaknya tengah berjalan mendekat bersama beberapa orang yang memakai pakaian yang sama. Dipeganglah sebuah mikrofon hitam setelah beberapa detik ia beranjak naik ke atas mimbar. Sama seperti biasa, berawal dari basmalah dan salam, dilanjutkan beberapa kata pengantar untuk selanjutnya adalah pidato yang panjang. Tak sangka, jam dinding yang menu...